Arah Karya
Misi
Arah karya kerasulan pendidikan Katolik yang disusun dalam empat misi utama.
Pendidikan Katolik setia, berpihak, adaptif, dan kolaboratif dalam karya nyata.
Misi 1
Pendidikan Katolik yang setia terhadap pencerdasan kehidupan bangsa:
Misi 1
Pendidikan Katolik yang setia terhadap pencerdasan kehidupan bangsa:
- 1.Mendorong terwujudnya Sentra Belajar Guru di tingkat nasional dan keuskupan untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru, khususnya untuk menemani anak-anak difabel dan berkebutuhan khusus.
- 2.Mendorong terbentuknya Kurikulum Bersama untuk setiap LPK jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK yang holistik, humanis, dan ekologis.
- 3.Berkolaborasi dengan pemerintah, gereja, dan Ordo/Kongregasi/Tarekat untuk mewujudkan Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Misi 2
Pendidikan Katolik yang setia terhadap ciri khas Katolik dan terhadap semangat luhur (spiritualitas) pendiri:
Misi 2
Pendidikan Katolik yang setia terhadap ciri khas Katolik dan terhadap semangat luhur (spiritualitas) pendiri:
- 1.Menegaskan tujuan dan fungsi Komisi Pendidikan KWI dan Komisi Pendidikan Keuskupan untuk melaksanakan reksa pastoral Konferensi Waligereja Indonesia dan Bapa Uskup di tingkat Keuskupan dan Paroki.
- 2.Meningkatkan peran Ikatan Insan Pendidikan Katolik di tingkat nasional dan keuskupan untuk merawat identitas Kekatolikan insan pendidikan Katolik yang bekerja dan belajar di lembaga non-Katolik.
- 3.Mengoptimalkan website mirifica.net dan mewujudkan media sosial Komisi Pendidikan KWI sebagai sarana media sosial lain untuk berbagi praktik baik kegiatan Lembaga Pendidikan Katolik.
- 4.Mendorong peningkatan peran strategis para pastor paroki dalam menghadirkan para katekis untuk memberikan pelajaran agama Katolik kepada para peserta didik yang belajar di lembaga non-Katolik.
- 5.Mewujudkan program formasi karakter kekatolikan bagi pengurus Yayasan, pimpinan perguruan tinggi, kepala sekolah, dosen/guru, mahasiswa/peserta didik, alumni untuk menciptakan kader pemimpin di berbagai bidang.
- 6.Memperbarui dan menyusun kembali alat ukur identitas dan karakteristik pendidikan Katolik untuk jenjang PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK.
- 7.Pengintegrasian spirit semangat luhur (spiritualitas) pendiri ke dalam seluruh kehidupan komunitas pendidikan.
- 8.Mendorong terwujudnya sumber pendanaan alternatif bagi kesejahteraan dosen, guru, dan tenaga kependidikan.
Misi 3
Pendidikan Katolik yang berpihak kepada yang miskin (marjinal):
Misi 3
Pendidikan Katolik yang berpihak kepada yang miskin (marjinal):
- 1.Mendorong tumbuhnya berbagai pendidikan alternatif bagi anak-anak tidak sekolah atau putus sekolah.
- 2.Mendorong terwujudnya Sentra Belajar Guru khusus untuk pendampingan difabel dan anak berkebutuhan khusus.
Misi 4
Pendidikan Katolik yang adaptif dan kolaboratif dengan semua yang berkehendak baik:
Misi 4
Pendidikan Katolik yang adaptif dan kolaboratif dengan semua yang berkehendak baik:
- 1.Mendorong terbentuknya Asosiasi Guru Katolik Indonesia sebagai sarana berjalan bersama dan berkolaborasi.
- 2.Mewujudkan Hari Studi Bersama untuk menjadi sarana berjalan bersama dan berkolaborasi.
- 3.Mendorong terwujudnya kolaborasi pendidikan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri.
- 4.Hadir dan menemani para mitra Komisi Pendidikan KWI, yaitu MNPK, MPK, PPAVI, APTIK, IIPK, Pastoral Mahasiswa, dan lain-lain.
- 5.Mendukung dan mengajak seluruh keuskupan untuk menjembatani semua dosen Katolik dengan best practice di daerah masing-masing untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- 6.Menjadi mediator bagi Yayasan dan Perguruan Tinggi/Sekolah dengan bantuan para ahli conflict resolution.
- 7.Mendorong peningkatan kesehatan mental untuk insan pendidikan Katolik di jenjang PAUD, Dasar, Menengah, Pendidikan Tinggi.

