Arah Karya 2026

Program Komisi Pendidikan KWI

Tiga pilar program 2026 — Insan Pendidikan Katolik, Lembaga Pendidikan Katolik, dan Kolaborasi — serta wilayah kerja yang dilayani Komdik KWI.

Program 2026

Tiga Pilar Karya Komdik KWI

Program Komdik KWI 2026 dijalankan melalui tiga pilar yang saling menopang: pembinaan insan pendidikan, penguatan lembaga pendidikan, dan kolaborasi lintas-mitra. Wilayah kerja Komdik mencakup pendampingan Komdik Keuskupan, LPK, dan IPK di seluruh Indonesia.

11 program
01 / Pilar Pertama

Insan Pendidikan Katolik

  1. 01

    Sentra Belajar Guru dan Tenaga Kependidikan (SBGTK)

    Merumuskan model pembentukan SBGTK sebagai “On Going Formation” untuk meningkatkan identitas kekatolikan, kompetensi spiritual, pedagogis, profesional, dan enterpreuner guru, serta kapasitas tata kelola LPK yang akuntabel, transparan, dan relevan.

  2. 02

    Kaderisasi SIAPP, Gaharu, dan SUK

    Kaderisasi Siswa Inspiratif Anak Pembaharu Pancasila (SIAPP) gelombang ke-4, Guru Penggerak dan Pembaharu (Gaharu), serta Sekolah Unggul Kebangsaan (SUK).

  3. 03

    Peningkatan Kesehatan Mental (PKM) dan G1000 HPK

    Program Peningkatan Kesehatan Mental (PKM) dan Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (G1000 HPK) untuk insan pendidikan Katolik jenjang PAUD, Dasar, Menengah, dan Pendidikan Tinggi. Berkolaborasi dengan pemerintah, gereja, dan Ordo/Kongregasi/Tarekat/komisi.

  4. 04

    Serial Webinar Peningkatan Kapasitas

    Serial webinar peningkatan kapasitas yayasan, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan.

    • Spiritualitas Pendidikan Katolik dan Identitas Kekatolikan (April, Juni, Agustus)
    • Pengolahan Karakter (setelah Juli)
    • Kesehatan Mental Pendidik (Mei, Oktober)
    • 1000 Hari Pertama Kehidupan (Juli, Desember)
    • Kepemimpinan Kristiani (September, November)
    • Growth Mindset
02 / Pilar Kedua

Lembaga Pendidikan Katolik

  1. 01

    Kurikulum Sekolah Unggul Katolik

    Mendorong terbentuknya Kurikulum Bersama (Kurikulum Sekolah Unggul Katolik) untuk jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK yang holistik, humanis, dan ekologis.

  2. 02

    Pembaruan Standar dan Tolok Ukur Identitas Pendidikan Katolik

    Pembaruan alat ukur Standar dan Tolok Ukur Identitas dan Karakteristik Pendidikan Katolik untuk jenjang PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMK.

  3. 03

    Sentra Belajar Guru dan Tenaga Kependidikan

    Mendorong terwujudnya Sentra Belajar Guru dan Tenaga Kependidikan untuk pendampingan yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta pendampingan difabel dan anak berkebutuhan khusus.

  4. 04

    Pendidikan Alternatif dan Sekolah Ramah Difabel

    Mendorong tumbuhnya berbagai pendidikan alternatif bagi anak-anak tidak sekolah atau putus sekolah di wilayah keuskupan, serta sekolah ramah difabel.

  5. 05

    Pembuatan Website Komisi Pendidikan KWI

    Pembangunan dan pengelolaan website Komisi Pendidikan KWI sebagai pusat informasi, dokumentasi, dan publikasi pendidikan Katolik nasional.

  6. 06

    Sosialisasi Fungsi dan Tujuan Komisi Pendidikan

    Sosialisasi fungsi dan tujuan Komisi Pendidikan KWI, Komdik Keuskupan, dan Seksi Pendidikan Paroki.

03 / Pilar Ketiga

Kolaborasi

  1. 01

    Pembentukan Tim Task Force Sekretariat Bersama Ad Hoc Komdik

    Pembentukan tim task force sekretariat bersama ad hoc Komdik untuk memperkuat koordinasi lintas keuskupan, lembaga, dan organisasi pendidikan Katolik mitra.

Wilayah Kerja

Subjek dan Bidang Layanan Komisi Pendidikan KWI

Komdik KWI hadir sebagai animator, inspirator, dan fasilitator yang membantu para Waligereja. Pelayanannya mengalir lewat Komdik Keuskupan untuk mendampingi Lembaga Pendidikan Katolik (LPK) dan Insan Pendidikan Katolik (IPK), serta menjalin kolaborasi lintas jejaring.

8 bidang layanan

Peran Komdik

Animator

Peran Komdik

Inspirator

Peran Komdik

Fasilitator

Lembaga Pendidikan Katolik (LPK)

Lembaga yang didampingi Komdik Keuskupan, MPK, MNPK, dan APTIK pada berbagai jenjang.

  • Pendidikan PAUD, Dasar, dan Menengah

    LPK yang melayani jenjang PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK di seluruh Indonesia, didampingi oleh MPK Keuskupan dan MNPK.

  • Pendidikan Tinggi

    Universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, dan akademi Katolik yang dirajut dalam jejaring APTIK.

Insan Pendidikan Katolik (IPK)

Pendidik, mahasiswa, dan anak Katolik yang berkarya atau belajar di luar lembaga Katolik.

  • Dosen, Guru, dan Tenaga Kependidikan Katolik di Lembaga Non-Katolik

    Pendidik Katolik yang berkarya di lembaga pendidikan negeri maupun swasta non-Katolik.

  • Mahasiswa dan Siswa Katolik di Lembaga Non-Katolik

    Mahasiswa dan siswa Katolik yang menempuh studi di lembaga pendidikan negeri maupun swasta non-Katolik.

  • Anak Tidak Sekolah (ATS)

    Anak-anak yang belum atau tidak mengakses pendidikan formal, dilayani melalui pendidikan alternatif dan pendampingan keuskupan.

Mitra Kolaborasi

Jejaring kerja Komdik KWI bersama organisasi pendidikan dan pemerintah.

  • IIPKN, APTIK, MNPK

    Komdik KWI berkolaborasi dengan IIPKN, APTIK, dan MNPK sebagai mitra strategis pengembangan pendidikan Katolik nasional.

  • Mitra Pemerintah

    Kolaborasi dengan Kemendikdasmen, Kemenag dan instansi pemerintah lainnya untuk sinergi data dan kebijakan pendidikan.

  • Ordo, Kongregasi, dan Tarekat

    Bersama ordo, kongregasi, dan tarekat religius yang mengelola lembaga pendidikan Katolik di Indonesia.

LPK dan IPK adalah subjek warta kabar gembira yang unggul — setia pada ciri khas ajaran Gereja, berorientasi pada pencerdasan bangsa, dan berpihak kepada yang miskin.